Pages

Subscribe:
Angry Birds -  Help

Kamis, 07 Maret 2013

PA Sengeti Kembali Menggelar Sidang Keliling



Image
Sengeti | PA Sengeti (19/10)

Setelah pelaksanaan sidang keliling pada hari Rabu (13/10), di Sungai Gelam, PA Sengeti kembali menggelar sidang keliling di Sungai Bahar pada hari Selasa (19/10). 

ImageSidang keliling yang dilaksanakan di Kantor KUA Kecamatan Sungai Bahar tepatnya di Unit IV kali ini bekerjasama dengan KUA setempat, hal ini karena kondisi mayoritas masyarakat Sungai Bahar yang menganggap bahwa semua permasalahan mengenai agama khususnya masalah perkawinan dan perceraian yang menangani adalah KUA seperti keterangan yang disampaikan oleh Drs. Slamet selaku Camat Kecamatan Sungai Bahar bahwa masyarakat memahami jika perkawinan dilaksanakan di KUA, maka perceraiannya pun di KUA juga.

Latar belakang PA Sengeti malaksanakan sidang keliling disamping melaksanakan program kerjanya, PA Sengeti juga merespon suara masyarakat dengan wujud memberikan kemudahan terhadap masyarakat pencari keadilan di daerah yang sangat jauh. 

Persidangan dengan Majelis Hakim yang terdiri dari Faizal Kamil (Ketua Majelis), Ahsan Dawi dan Nur Chotimah (Hakim Anggota) berjalan dengan lancar tak lepas dari dukungan pihak KUA setempat.  
Kondisi Masyarakat Sungai Bahar

Dalam wawancara singkat antara crew pa-sengeti.go.id dengan Camat Sungai Bahar, Slamet, menerangkan bahwa dari segi perekonomian, Sungai Bahar adalah Kecamatan terkaya kedua di Kab. Muaro Jambi setelah Sungai Gelam. Camat Sungai Bahar menjelaskan “ faktor ekonomi bukanlah faktor paling utama dalam masalah rumah tangga terutama perceraian, akan tetapi faktor Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sehingga angka perceraian khususnya cerai gugat lebih tinggi dari cerai talak. Dan faktor terakhir adalah faktor Pekerjaan/pendidikan”.

 Berangkat dari masalah ini, Slamet kembali menegaskan bahwa yang menjadi kendala masyarakat dalam mengakses keadilan dan untuk mendapatkan kepastian hukum selama ini adalah (1) Perasaan takut berurusan dengan hukum terutama dengan lembaga peradilan bagi masyarakat yang belum tersentuh dan paham dengan hukum, (2) Akses transportasi dari Sungai Bahar ke lokasi Pengadilan Agama sangat jarang sekali ditambah dengan kondisi jalan yang kurang baik, (3) Jarak yang cukup jauh sangat menyita waktu, tenaga dan biaya, (4) Kesadaran hukum.

Image

Dengan adanya sidang keliling ini, Slamet mengharapkan adanya kelanjutan hubungan yang baik antara PA Sengeti dengan KUA khususnya dalam memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat. 

“ Saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan respon PA Sengeti terhadap suara masyarakat di Sungai Bahar dan saya berharap di tahun-tahun mendatang, sidang keliling bisa di tambah lagi, apalagi selama ini sidang keliling mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat “imbuhnya. (nur chotimah).


http://badilag.net/berita-seputar-peradilan-agama/6360-sidang-keliling-pa-sengeti--2010.html

0 Komentar: