Pages

Subscribe:
Angry Birds -  Help

Kamis, 07 Maret 2013

Evaluasi Pola Bindalmin Ditjen Badilag di PA Sengeti



Image
Dari kiri ke kanan: Syekhan Aljufri (Ketua PA Sengeti), Aslihah (Hakim Pengawas Daerah), Muzani Zahri (Ketua PTA Jambi), dan Edi Riyadi (Tim Pembinaan Pola Bindalmin Badilag)
Muaro Jambi I www.pa-sengeti.net (14/11)

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) MA RI menugaskan salah seorang anggota Tim Pembinaan Pola Bindalmin, Edi Riyadi ke PA Sengeti pada hari Kamis (14/11) untuk melakukan evaluasi pembinaan pola bindalmin. Evaluasi dilakukan dalam rangka melihat secara langsung impact pembinaan pola bindalmin yang telah dilaksanakan Badilag beberapa bulan yang lalu. 

Dalam evaluasi tersebut, Edi Riyadi mengelaborasi permasalahan teknis yustisial. Selain itu pria yang kesehariannya bertugas sebagai Hakim Tinggi PTA Jakarta itu juga menyoroti jumlah panitera pengganti di PA Sengeti yang hanya 1 orang. "Perbandingan minimal antara jumlah hakim dan panitera pengganti adalah 1:1. Kalau 1 majelis berarti minimal 3 orang panitera  pengganti, begitu seterusnya", ujar Edi Riyadi.

Ia menambahkan, setelah melihat beberapa berkas perkara ia merasa surprise dengan keterangan saksi yang digali sedemikian rupa. Jika saksi mengatakan Penggugat dan Tergugat bertengkar atau cekcok, maka harus digali lebih lanjut dari mana ia mengetahui pertengkaran tersebut.  

Edi Riyadi, salah seorang hakim tinggi yang produktif menulis di berbagai jurnal ini juga mengajak para hakim untuk terus meningkatkan kualitas putusannya. Ia mengajak para hakim untuk melihat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempunyai sistematika yang khas. Sistematika putusan MK biasanya terdiri dari kepala putusan, identitas, pokok perkara, kesimpulan, pertimbangan hukum dan  amar. Dalam Pertimbangan hukum berisi legal standing, kewenangan absolut, dalil-dalil yang diakui, dalil-dalil yang ditolak, pembuktian dalil-dalil yang ditolak, analisis terhadap alat bukti, analisis keterangan saksi, klasifikasi fakta, dan konklusi.

Image
Hakim dan Pegawai PA Sengeti sedang menyimak ekpose evaluasi pengawasan dan pembinaan pola bindalmin.
Apresiasi Ketua PTA Jambi

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) bagi institusi peradilan saat ini sudah menjadi kebutuhan. Peradilan membutuhkan TI sebagai sarana mewujudkan peradilan modern yang transparan dan akuntabel. "Saya memberikan apresiasi terhadap perkembangan TI di PA Sengeti. Aplikasi SIADPA sudah mulai tertata. Isi situs www.pa-sengeti.net juga sangat informatif dan aktual, bahkan UU terbaru tentang kekuasaan kehakiman, peradilan agama, peradilan umum dan peradilan tata usaha negara sudah tersedia di situs tersebut", ungkap Ketua PTA Jambi, Muzani Zahri saat melakukan evaluasi hasil pengawasan di PA Sengeti Kamis kemarin (14/11).

Ketua PTA Jambi juga mengomentari  klasifikasi menu situs web www.pa-sengeti.net. "Saya tertarik dengan klasifikasi situs web ke dalam 3 menu utama, yaitu: informasi umum, informasi perkara, dan transparansi. Upadate terus informasi yang ada di dalamnya agar para pencari keadilan dan masyarakat umum bisa mendapatkan informasi yang berkualitas", lanjut Muzani Zahri. 

Ketua PA Sengeti Syechan Aljufri ketika dihubungi www.pa-sengeti menuturkan ia menyambut baik masukan-masukan yang diberikan oleh anggota tim pembinaan pola bindalmin Badilag dan juga evaluasi dari hakim pengawas daerah. Syechan juga bersyukur atas perkembangan TI saat ini, ia berharap terus terjadi peningkatan ke depan. (ADM)

http://badilag.net/berita-seputar-peradilan-agama/3837-evaluasi-pola-bindalmin-ditjen-badilag-di-pa-sengeti--2011.html

0 Komentar: