Pages

Subscribe:
Angry Birds -  Help

Kamis, 07 Maret 2013

Evaluasi Hasil Pengawasan Di PA Bangko


Image
Dari kiri ke kanan: Shabra Hasby Sulaeman (WKPA Bangko), Bunyamin Alamsyah (Hakim Pengawas Daerah), Buchori Ras (WKPTA Jambi), dan Nur Yahya (KPA Bangko)
Bangko | www.pa-bangko.net (17/11)

"Penambahan umur bagi pejabat peradilan sebagaimana diamanatkan UU No. 50 Tahun 2009 Tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama harus diimbangi dengan produktifitas kerja. Jadikan peradilan sebagai institusi yang dibanggakan dengan meningkatkan kinerja kita. Institusi peradilan sudah semakin transparan, sehingga publik bisa memantau kinerja dan informasi peradilan secara mudah," demikian butir-butir pesan Wakil Ketua PTA Jambi, Buchori Ras kepada Warga PA Bangko pada hari Selasa kemarin ,(17/11), di Ruang Sidang PA Bangko. 

Kehadiraan Wakil Ketua PTA Jambi bersama Hakim Pengawas Daerah (Bunyamin Alamsyah) beserta tim di PA Bangko dalam rangka evaluasi hasil pengawasan yang telah dilakukan bulan Mei 2009. 

"Selaku Hakim Pengawas Daerah saya memberikan apresiasi kepada PA Bangko yang telah menunjukkan perkembangannya terhitung sejak dilaksanakannya pengawasan pada pertengahan tahun ini hingga sekarang," papar Bunyamin. Kandidat Doktor Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum UII Yogyakarta ini menambahkan bahwa perkembangan di PA Bangko menunjukkan ada semangat untuk berubah menuju arah yang lebih baik.

Image
Warga PA Bangko sedang menyimak pemaparan Wakil Ketua PTA Jambi dan Hakim Pengawas Daerah.
Sementara itu tenaga TI yang ikut bersama tim PTA, Ahsan Dawi menekankan arti penting pemanfaatan TI di lingkungan PA. Pemanfaatan TI, terutama SIADPA dan situs web saat ini telah menjadi kebutuhan. Keduanya memberikan dampak yang luar biasa dalam rangka meningkatkan kinerja aparatur peradilan dan menjadi bagian penting dari transparansi peradilan. 

Di bagian akhir Ketua PA Bangko Nur Yahya, menjelaskan salah satu kendala pemanfaatan TI di PA Bangko adalah listrik yang sering padam bahkan sehari bisa sampai 5 kali seperti yang terjadi pada saat evaluasi ini dilaksanakan, sementara genset yang dimiliki tidak bisa menggantikan sepenuhnya kebutuhan daya yang perlukan. Meski demikian Nur Yahya menyatakan optimis pemanfaatan TI ke depan akan lebih maksimal seiring dengan masuknya tenaga-tenaga muda yang potensial ke PA Bangko. (ADM)


http://badilag.net/berita-seputar-peradilan-agama/3835-evaluasi-hasil-pengawasan-di-pa-bangko--2011.html

0 Komentar: