Pages

Subscribe:
Angry Birds -  Help

Kamis, 01 November 2012

Evaluasi Tentang Client Service dan Pembayaran Biaya Perkara Melalui Bank



 Image
Pembayaran panjar biaya perkara PA Wonosari melalui bank BPD Cabang Wonosari telah diterapkan sejak 11 Juli 2008.
Terhitung sejak tanggal 11 Juli 2008 PA Wonosari telah menerapkan pelayan bagi pencari keadilan (client service) dan pembayaran panjar biaya perkara melalui bank. Sebelumnya telah ditandatangani nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Wakil Ketua PA Wonosari dan Pimpinan Bank BPD Cabang Wonosari. Berkaitan dengan kedua program tersebut pada hari senin (11 Agustus 2008) bertempat di PA Wonosari diadakan evaluasi guna lebih meningkatkan pelayanan kepada pencari keadilan.
Menurut Panitera/Sekretaris, Hj Sri Murni, SH, “Dengan adanya pembayaran melalui bank diharapkan transparansi dan akuntabilitas di lembaga peradilan dapat segera terwujud. Melalui evaluasi ini diharapkan ada upaya-upaya untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dasar pelaksanaan pembayaran panjar biaya perkara melalui bank adalah KMA 144 tahun 2007 tentang keterbukaan informasi di Peradilan dan Surat Edaran Ketua MA N0 04 Tahun 2008 tentang Pemungutan Biaya Perkara. “Kami akan terus melaksanakan dan mengawal seluruh tahapan reformasi birokrasi sebagaimana yang telah tertuang dalam berbagai aturan dan perundangan,” demikian ia menambahkan.
Pembayaran panjar biaya perkara melalui bank di PA Wonosari selama satu bulan berlangsung lancar, apalagi jarak kantor PA Wonosari dengan BPD DIY Cabang Wonosari hanya sekitar 150 meter. Penggugat/Pemohon membayar panjar biaya perkara langsung ke Bank (bukan membayar kepada petugas/kasir kemudian disetor ke pihak bank). Sehingga kontak langsung antara Penggugat/Pemohon dengan petugas/pegawai dapat diminimalisir.
Menurut Ridwan Lanandang, SH., yang selama ini menjadi kasir menjelaskan bahwa pembayaran melalui bank menjadikan semuanya lebih mudah dan transparan. “Semula ada sedikit kekhawatiran bahwa pembayaran lewat bank proses pendaftaran perkara menjadi rumit dan memperpanjang birokrasi, namun setelah dilaksanakan selama satu bulan ini, semuanya lancar, ringkas dan tertib”, ungkapnya.
Client Service

Keterbatasan infrastruktur tidak mengurangi niatan PA Wonosari untuk meningkatkan pelayanan kepada pencari keadilan. Meski menempati gedung kecil yang kurang representatif, PA Wonosari telah mulai menerapkan client service.
 Image
Petugas client service sedang memberikan informasi perkara kepada pencari keadilan.
Client service merupakan bagian dari kehumasan PA Wonosari. Petugas client service yang ditunjuk menempati meja khusus di dekat meja resepsionis. Di meja tersebut terdapat seperangkat komputer yang terkoneksi dengan aplikasi SIADPA. Model client service di PA Wonosari mirip dengan pelayanan informasi perkara dalam satu meja (one stop info). Semua informasi perkara dipusatkan pada satu meja (bukan meja satu), yaitu client service. Hal ini sebagai konsekuensi adanya larangan bagi hakim dan para pegawai untuk memberikan keterangan berkaitan dengan perkara.

"Mayoritas pencari keadilan menanyakan syarat-syarat pengajuan perkara, perkembangan perkara, pengambilan putusan dan akta cerai," kata Sumanto, petugas client service PA Wonosari. (Tim TI PA Wonosari)

Sumber http://badilag.net/berita-seputar-peradilan-agama/1700-evaluasi-tentang-client-service-dan-pembayaran-biaya-perkara-melalui-bank--118.html

0 Komentar: